Sebagai salah satu amalan sholat malam, syarat dilakukannya sholat tahajud adalah harus tidur dulu. Sebenarnya ada dua pendapat berbeda tentang hal ini, yaitu pendapat yang menyatakan bahwa sholat tahajud harus dilakukan setelah tidur dan tidak harus tidur dulu.

  1. Pendapat tahajud harus tidur dulu

Sebagian ulama berpendapat bahwa untuk melakukan sholat tahajud harus tidur terlebih dahulu walau hanya sebentar. Sementara sebagian yang lain berpendapat bahwa sholat tahajud dapat dilakukan tanpa tidur dulu.

Pendapat ini didasarkan pada arti tahajud serta cara Rasulullah SAW dalam melakukan amalan tersebut. Tahajud secara bahasa berarti “tidur di waktu malam”. Oleh karena itulah pendapat ini cukup kuat. Ditambah dengan cara Rasululah SAW dalam melakukan sholat tahajud, yaitu setelah tidur.

Menurut mu’tamad, apabila tidak tidur terlebih dahulu, maka sholat yang dilakukan bukan sholat tahajud.Dari kedua dasar tersebut, pendapat tentang sholat tahajud yang harus dilakukan setelah tidur walau hanya sebentar ini pun menjadi pendapat yang paling kuat.

  1. Pendapat tahajud tidak harus tidur dulu

Meski pendapat bahwa sholat tahajud harus tidur dulu adalah pendapat yang paling kuat, tetapi sebagian ulama berpendapat bahwa melakukan sholat tahajud tidak harus tidur dulu. Layaknya pendapat pertama, pendapat ini juga tidak dikeluarkan sembarangan, melainkan memiliki dasar.

Dasar dari pendapat tahajud tidak harus tidur dulu adalah sabda Rasulullah SAW yang isinya “Sebarkanlah salam berilah makanan, sambung silaturrahmi, dan kerjakan sholat malam ketika manusia sedang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR Ahmad, Ibn Majah, dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth)

Meski begitu, tetap saja sholat tahajud dengan tidur terlebih dahulu adalah pendapat yang paling kuat. Oleh karena itulah mu’tamad atau pendapat yang paling kuat tersebutlah yang dijadikan sebagai pedoman.

Waktu Pelaksanaan Tahajud dan Manfaatnya

Setelah mengetahui apakah sholat tahajud harus tidur dulu, Anda perlu tahu tentang waktu pelaksanaan sholat tahajud. Waktu pelaksanaannya adalah pada sepertiga malam, yaitu mulai dari jam 10 malam sampai sebelum subuh.

Dalam sepertiga malam tersebut, dibagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu sepertiga malam pertama, sepertiga malam kedua, dan sepertiga malam terakhir.

Sepertiga malam pertama adalah waktu paling awal yang dapat digunakan untuk melakukan sholat tahajud. Waktunya dimulai dari setelah isya sampai pukul 22.00 (pukul 10 malam). Sepertiga malam kedua dimulai dari pukul 22.00 dini hari sampai pukul 01.00 dini hari. Sementara itu, sepertiga malam terakhir dimulai dari 01.00 dini hari sampai sebelum subuh.

Meski telah disebutkan bahwa sholat tahajud dapat dilaksanakan pada sepertiga malam, baik sepertiga malam pertama, sepertiga malam kedua, maupun sepertiga malam terakhir, namun waktu yang paling baik (paling utama) untuk melakukan amalan tersebut adalah pada sepertiga malam terakhir, yaitu mulai lewat tengah malam hingga sebelum subuh.

Salah satu alasannya karena sebagian besar orang sulit untuk bangun pada pada waktu sepertiga malam terakhir. Oleh karena itulah melakukan sholat tahajud pada rentang watu sepertiga malam terakhir merupakan yang paling utama dengan ganjaran yang besar.

Ada banyak sekali keutamaan sholat tahajud. Oleh karena itulah setelah mengetahui tentang apakah sholat tahajud harus tidur dulu atau tidak serta waktu pelaksanaan ibadah ini, Anda dianjurkan untuk mengamalkannya. Selain karena keutamaan sholat tahajud, yaitu menambah pahala, amalan ini juga dapat membuat tubuh tetap sehat.